PT. Zam Zam Tour & Travel

Mengenal Rincian Setiap Lantai di Masjidil Haram: Keindahan dan Fungsinya untuk Jamaah

zamzamumroh.id – Masjidil Haram bukan sekadar bangunan suci di tengah Kota Makkah, tetapi juga keajaiban arsitektur modern yang dirancang untuk menampung jutaan jamaah dari seluruh dunia. Di balik kemegahannya, Masjidil Haram memiliki beberapa lantai dengan fungsi berbeda, semuanya dirancang untuk memudahkan jamaah beribadah dengan nyaman, aman, dan khusyuk.

Keindahan dan Keagungan Masjidil Haram

Masjidil Haram bukan sekadar bangunan suci di tengah Kota Makkah. Ia juga merupakan keajaiban arsitektur modern yang dirancang untuk menampung jutaan jamaah dari seluruh dunia. Di balik kemegahannya, masjid ini memiliki beberapa lantai dengan fungsi berbeda. Semua dirancang agar jamaah dapat beribadah dengan nyaman, aman, dan khusyuk.

Lantai Dasar: Area Tawaf di Sekitar Ka’bah

Saat jamaah memasuki Masjidil Haram, bagian pertama yang mencuri perhatian adalah lantai dasar atau area mataf. Di sinilah jamaah bertawaf mengelilingi Ka’bah. Lantai ini terbuka tanpa atap dan terbuat dari marmer putih Thassos asal Yunani yang tetap dingin meski di bawah terik matahari.

Di area ini, jamaah merasakan kedekatan spiritual yang mendalam. Mereka berada begitu dekat dengan Ka’bah, pusat arah salat seluruh umat Islam di dunia.

Lantai Mezzanine dan Lantai Pertama

Naik satu tingkat, terdapat lantai mezzanine dan lantai pertama. Keduanya digunakan untuk tawaf dan salat. Lantai ini memiliki jalur khusus bagi jamaah yang menggunakan kursi roda, lansia, atau mereka yang membutuhkan akses lebih mudah.

Selain itu, jamaah masih dapat melihat Ka’bah secara langsung dari ketinggian. Pemandangannya sangat indah, terutama pada malam hari saat cahaya lampu menyinari pelataran suci.

Lantai Atas: Pemandangan Indah dari Rooftop

Lebih tinggi lagi terdapat lantai atas atau at-tabaq al-a‘la. Area ini menjadi salah satu tempat favorit jamaah, khususnya saat Ramadhan dan musim haji. Dari sini, jamaah dapat melihat panorama seluruh kompleks Masjidil Haram.

Lantai atap ini terbuka dan dilengkapi dengan sistem penerangan serta pendingin udara alami. Dengan begitu, jamaah tetap nyaman beribadah meski di bawah langit terbuka.

Ruang Bawah Tanah dan Fasilitas Teknis

Selain area utama, Masjidil Haram juga memiliki ruang bawah tanah. Bagian ini digunakan untuk keperluan teknis dan operasional, seperti sistem pendingin raksasa, jaringan listrik, dan jalur petugas kebersihan.

Beberapa bagian bawah tanah juga menyediakan fasilitas umum, antara lain tempat wudu, toilet, dan ruang penyimpanan peralatan kebersihan.

Perluasan Raja Abdullah yang Modern

Salah satu bagian paling modern dari Masjidil Haram adalah perluasan Raja Abdullah. Area baru ini memiliki beberapa lantai luas, dilengkapi dengan eskalator, lift modern, serta sistem penyejuk udara canggih.

Setiap lantai dirancang agar jamaah tetap dapat melihat Ka’bah dari berbagai sudut. Dengan demikian, pengalaman ibadah terasa lebih bermakna.

Area Khusus Perempuan

Masjidil Haram juga menyediakan area khusus untuk perempuan di beberapa lantai tertentu. Area ini memiliki privasi dan kenyamanan ekstra. Petugas perempuan bertugas membantu mengatur barisan salat serta menjaga ketertiban jamaah.

Sistem Akses dan Teknologi Canggih

Tak hanya itu, setiap lantai Masjidil Haram terhubung dengan ratusan pintu masuk, eskalator otomatis, dan lift berkapasitas besar. Semua sistem ini dirancang agar arus jamaah tetap lancar, bahkan saat jumlah pengunjung mencapai jutaan orang per hari.

Dengan teknologi canggih, arsitektur megah, dan tata ruang yang matang, Masjidil Haram menjadi simbol perpaduan antara kesucian spiritual dan kemajuan peradaban Islam modern.

Menyatu dalam Keindahan Ibadah

Setiap lantai Masjidil Haram memiliki keindahan dan makna tersendiri. Dari lantai dasar hingga atap tertinggi, semuanya mengarah pada satu tujuan: mendekatkan diri kepada Allah dengan penuh ketenangan dan rasa syukur.

Ketika Anda berkunjung bersama Zam Zam Tour, setiap langkah akan terasa istimewa. Bukan hanya karena kemegahan bangunannya, tetapi juga karena Anda sedang berada di tempat paling mulia di muka bumi.

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *