PT. Zam Zam Tour & Travel

Keutamaan Meninggal Dunia di Madinah

zamzamumroh.id – Kota Madinah Al-Munawwarah adalah kota yang sangat mulia dalam Islam. Di kota inilah Rasulullah ﷺ hijrah, membangun peradaban Islam, dan dimakamkan. Madinah menjadi tempat turunnya rahmat, ketenangan, dan keberkahan. Tidak sedikit kaum muslimin yang berharap dapat menghabiskan akhir hayatnya di kota ini, karena meninggal dunia di Madinah memiliki keutamaan yang besar di sisi Allah ﷻ.

Hadits Tentang Keutamaan Meninggal Dunia di Madinah

Rasulullah ﷺ secara khusus menyebutkan keutamaan bagi orang yang wafat di Madinah. Beliau bersabda:

مَنْ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ أَنْ يَمُوتَ بِالْمَدِينَةِ فَلْيَمُتْ فَإِنِّي أَشْفَعُ لِمَنْ مَاتَ بِهَا
“Barang siapa di antara kalian mampu untuk meninggal di Madinah, maka hendaklah ia melakukannya, karena sesungguhnya aku akan memberikan syafaat bagi orang yang meninggal di sana.”
(HR. At-Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan kemuliaan Madinah dan besarnya keutamaan orang yang wafat di kota Rasulullah ﷺ.

Madinah juga merupakan kota yang dijaga oleh malaikat dan diliputi keberkahan. Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ الْمَدِينَةَ حَرَمٌ مَا بَيْنَ عَيْرٍ إِلَى ثَوْرٍ
“Sesungguhnya Madinah adalah tanah haram antara gunung ‘Air hingga Tsaur.”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Sebagai tanah haram, Madinah memiliki kehormatan khusus, dan orang yang tinggal serta wafat di dalamnya berada dalam limpahan rahmat Allah ﷻ.

Selain itu, Rasulullah ﷺ juga mendoakan keberkahan bagi Madinah dan penduduknya. Beliau bersabda:

اللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيْنَا الْمَدِينَةَ كَحُبِّنَا مَكَّةَ أَوْ أَشَدَّ
“Ya Allah, jadikanlah kami mencintai Madinah sebagaimana kami mencintai Makkah atau lebih dari itu.”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Doa ini menunjukkan kedudukan istimewa Madinah di sisi Rasulullah ﷺ dan di sisi Allah ﷻ.

Syafaat Rasulullah ﷺ bagi Orang yang Wafat di Madinah

Para ulama menjelaskan bahwa keutamaan meninggal di Madinah bukan berarti seseorang harus berniat mencari kematian, namun jika Allah menakdirkan wafat di Madinah, maka hal itu adalah karunia besar. Wafat di kota ini menjadi sebab mendapatkan syafaat Rasulullah ﷺ dan tanda kemuliaan akhir kehidupan seorang hamba.

Bagi jamaah umroh dan haji, berada di Madinah menjadi kesempatan besar untuk memperbanyak ibadah, shalat di Masjid Nabawi, berziarah ke makam Rasulullah ﷺ, dan memohon kepada Allah agar diwafatkan dalam keadaan iman dan husnul khatimah.

Keutamaan meninggal di Madinah hendaknya menjadi motivasi untuk mencintai kota Rasulullah ﷺ, menjaga adab selama berada di sana, serta meneladani akhlak dan sunnah beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga Allah ﷻ memberikan kita kecintaan kepada Madinah, menerima ibadah yang dilakukan di dalamnya, dan jika Allah menakdirkan wafat di kota tersebut, semoga kita mendapatkan syafaat Rasulullah ﷺ dan rahmat Allah yang luas.


Referensi Ilmiah

  1. HR. At-Tirmidzi:
    • Hadis tentang syafaat bagi orang yang meninggal di Madinah
  2. HR. Al-Bukhari dan Muslim:
    • Hadis tentang Madinah sebagai tanah haram
    • Hadis doa Rasulullah ﷺ untuk Madinah
  3. An-Nawawi, Syarh Shahih Muslim
  4. Al-Qadhi ‘Iyadh, Asy-Syifa’
  5. Ibnu Katsir, Al-Bidayah wan Nihayah

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *