PT. Zam Zam Tour & Travel

Perjuangan Zam Zam Tour Membuka Jalur Pesawat Solo – Jeddah

Perjalanan Zam Zam Tour tidak hanya tentang memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci. Di balik itu, ada perjuangan besar demi menghadirkan kemudahan bagi masyarakat Solo dan sekitarnya. Salah satu momen penting dalam sejarah tersebut terjadi pada tahun 2016: perjuangan membuka rute penerbangan langsung Solo – Jeddah.

Tahun 2016: Mimpi Besar dari Kota Solo

Pada tahun 2016, Bandara Adi Sumarmo Solo berada dalam kondisi yang relatif sepi untuk penerbangan internasional. Padahal, Solo dan wilayah Solo Raya memiliki potensi jamaah umroh yang sangat besar setiap tahunnya.

Sebagai bagian dari Biro Umroh Solo, Zam Zam Tour bersama beberapa biro umroh se-Solo Raya memiliki satu visi yang sama: menghadirkan penerbangan langsung dari Solo menuju Jeddah agar jamaah tidak perlu transit ke kota lain seperti Jakarta atau Surabaya.

Langkah awal dimulai ketika Bapak Abdullah Ustman, Direktur Angkasa Pura, mempertemukan biro-biro umroh se-Solo Raya dengan maskapai Avia Star. Pertemuan tersebut membahas kemungkinan pengadaan penerbangan internasional langsung dari Bandara Adi Sumarmo.

Tujuannya jelas:
Menghidupkan kembali penerbangan internasional di Solo sekaligus memudahkan perjalanan ibadah jamaah.

Namun, upaya tersebut tidak terealisasi.

Tidak Menyerah: Mencari Solusi Lain

Meskipun rencana bersama Avia Star belum berhasil, semangat tidak padam. Setelah bermusyawarah dengan beberapa biro umroh se-Solo Raya, muncul langkah baru: menjalin komunikasi dengan Garuda Indonesia.

Pertemuan penting pun terjadi dengan Bapak Firman, General Manager Garuda Solo.

Dalam pertemuan tersebut, beliau menyampaikan peluang yang terbuka:

“Rute penerbangan Solo – Jeddah bisa, tapi harus charter pesawat.”

Syarat ini bukan perkara kecil.

Charter pesawat berarti membutuhkan ribuan jamaah untuk memenuhi kuota penerbangan. Bagi biro perjalanan, ini adalah keputusan besar yang penuh risiko.

Antara Keyakinan dan Keraguan

Mendengar syarat tersebut, suasana berubah. Beberapa pihak merasa optimis dan yakin hal itu bisa diwujudkan. Namun, tidak sedikit pula yang ragu dan akhirnya mundur karena khawatir tidak mampu memenuhi jumlah jamaah yang dibutuhkan.

Bagi banyak orang, ini terdengar mustahil.

Namun bagi Zam Zam Tour, ini adalah tantangan besar yang sejalan dengan komitmen awal: memberikan kemudahan terbaik bagi jamaah.

Sebagai umroh terpercaya solo, Zam Zam Tour memahami bahwa penerbangan langsung akan sangat membantu jamaah, terutama lansia, karena:

  • Mengurangi waktu perjalanan 4–6 jam dibanding harus transit
  • Mengurangi risiko kelelahan
  • Memberikan kenyamanan lebih sejak keberangkatan

Ini bukan hanya soal rute, tetapi tentang pelayanan.

Dampak Perjuangan bagi Jamaah Solo Raya

Perjuangan membuka jalur Solo – Jeddah menunjukkan bahwa Zam Zam Tour tidak hanya fokus pada program Umroh murah solo, tetapi juga berani mengambil langkah strategis demi kepentingan jamaah secara luas.

Membuka rute internasional bukan perkara sederhana. Dibutuhkan:

  • Koordinasi dengan otoritas bandara
  • Negosiasi dengan maskapai
  • Kepastian jumlah jamaah
  • Komitmen finansial besar

Langkah ini menjadi bukti bahwa Zam Zam Tour tumbuh bukan hanya sebagai Biro Umroh Solo, tetapi sebagai pelopor yang berani memperjuangkan kemudahan akses ibadah bagi masyarakat.

Semangat yang Tidak Pernah Padam

Meski prosesnya penuh tantangan dan tidak mudah direalisasikan dalam waktu singkat, perjuangan tahun 2016 menjadi bab penting dalam sejarah Zam Zam Tour.

Karena dalam setiap perjalanan besar, selalu ada fase perjuangan, keraguan, dan keberanian untuk tetap melangkah.

Bagi Zam Zam Tour, melayani jamaah bukan hanya tentang memberangkatkan, tetapi tentang memperjuangkan kenyamanan, kemudahan, dan keberkahan perjalanan ibadah.

Dan dari Solo, mimpi besar itu pernah diperjuangkan.

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *