PT. Zam Zam Tour & Travel

Perjuangan Umroh Perdana Pasca Pandemi Bersama Zam Zam Tour

Awal Dibukanya Kembali Perjalanan Umroh Pasca Pandemi

Setelah menunggu cukup lama sejak tahun 2021, akhirnya kesempatan untuk kembali berangkat ke Tanah Suci mulai terbuka pada awal tahun 2022. Masa pandemi yang panjang membuat banyak calon jamaah harus menunda niat ibadah mereka.

Namun demikian, semangat untuk beribadah tidak pernah padam. Hal ini juga dirasakan oleh para jamaah yang telah mendaftar melalui Zam Zam Tour, salah satu biro umroh Solo yang dikenal amanah dan berpengalaman.

Pada awal tahun 2022, pihak Zam Zam Tour kembali menghubungi para calon jamaah. Tujuannya untuk memastikan siapa saja yang siap berangkat di tengah aturan pandemi yang masih ketat. Setelah proses konfirmasi dilakukan, akhirnya terkumpul 38 jamaah yang siap mengikuti perjalanan umroh perdana pasca pandemi.

Persiapan Jamaah Umroh di Tengah Aturan Ketat

Sebagai biro umroh terpercaya Solo, Zam Zam Tour tetap melakukan persiapan secara maksimal. Oleh karena itu, para jamaah diwajibkan mengikuti beberapa sesi manasik umroh.

Total terdapat lima kali manasik yang harus diikuti. Dalam kegiatan tersebut, jamaah mendapatkan pembekalan lengkap mengenai tata cara ibadah umroh. Selain itu, jamaah juga diberikan penjelasan mengenai berbagai aturan kesehatan yang berlaku selama perjalanan di masa pandemi.

Dengan persiapan tersebut, diharapkan jamaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan memahami setiap prosedur yang harus dijalani.

Perjalanan Jamaah dari Solo Menuju Jakarta

Setelah seluruh rangkaian manasik selesai, rombongan jamaah mulai diberangkatkan dari Solo menuju Jakarta menggunakan bus. Pada masa itu, perjalanan umroh memang belum bisa dilakukan melalui penerbangan langsung.

Karena itu, jamaah harus melewati beberapa tahapan tambahan sebelum berangkat ke Arab Saudi.

Proses Karantina Sebelum Keberangkatan

Setibanya di Jakarta, jamaah harus menjalani tes PCR terlebih dahulu. Setelah itu, mereka diwajibkan menjalani karantina selama lima hari di hotel sesuai aturan pemerintah saat itu.

Selama masa karantina, kondisi kesehatan jamaah terus dipantau. Setelah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan, jamaah akhirnya diperbolehkan melanjutkan perjalanan menuju Madinah.

Karantina Jamaah Setibanya di Madinah

Sesampainya di Madinah, perjalanan belum langsung berlanjut ke ibadah. Jamaah masih harus menjalani karantina kembali selama enam hari.

Hal ini merupakan bagian dari protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah Arab Saudi pada saat pandemi. Setelah masa karantina selesai, jamaah akhirnya dapat beribadah di Masjid Nabawi.

Selain beribadah, jamaah juga memiliki kesempatan untuk berziarah di kota Madinah selama dua hari. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju Makkah.

Pelaksanaan Ibadah Umroh di Makkah

Setibanya di Makkah, jamaah mulai melaksanakan rangkaian ibadah umroh. Kegiatan ibadah ini berlangsung selama empat hari.

Walaupun berbagai aturan kesehatan masih diterapkan, para jamaah tetap dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk. Rasa syukur pun sangat terasa karena akhirnya mereka dapat kembali menginjakkan kaki di Tanah Suci.

Ujian Jamaah Saat Perjalanan Umroh

Namun demikian, perjalanan tersebut tidak sepenuhnya berjalan mudah. Dalam prosesnya, terdapat dua orang jamaah yang dinyatakan positif Covid-19.

Akibatnya, kedua jamaah tersebut harus menjalani karantina tambahan selama sepuluh hari di Madinah. Setelah masa karantina selesai, mereka langsung melaksanakan ibadah umroh.

Setelah itu, kedua jamaah tersebut kembali bergabung dengan rombongan untuk pulang ke Indonesia.

Proses Karantina Setelah Kembali ke Indonesia

Setibanya di Indonesia, perjalanan jamaah ternyata belum selesai. Mereka kembali harus menjalani karantina di hotel serta melakukan tes PCR ulang.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, hanya empat jamaah yang langsung dinyatakan negatif dan diperbolehkan pulang ke Sukoharjo.

Sementara itu, jamaah lainnya harus menjalani karantina lanjutan di Wisma Atlet. Durasi karantina berbeda-beda, mulai dari satu minggu hingga tiga minggu, tergantung kondisi kesehatan masing-masing.

Komitmen Zam Zam Tour Mendampingi Jamaah

Dalam situasi yang penuh tantangan tersebut, Zam Zam Tour tetap mendampingi jamaah dengan penuh tanggung jawab. Bahkan Fuad Hamdan selaku manajer Zam Zam Tour selalu standby di sekitar Wisma Atlet.

Beliau memastikan kondisi jamaah tetap tenang. Selain itu, kebutuhan jamaah juga terus dipantau setiap hari. Pendampingan ini dilakukan hingga seluruh jamaah dinyatakan sehat.

Perjalanan Panjang yang Berakhir dengan Syukur

Alhamdulillah, setelah melalui berbagai proses panjang tersebut, seluruh jamaah akhirnya dapat kembali pulang ke Sukoharjo dengan selamat.

Perjalanan umroh perdana pasca pandemi ini bahkan memakan waktu sekitar 20 hingga 30 hari. Durasi tersebut jauh lebih lama dibanding perjalanan umroh dalam kondisi normal.

Namun pengalaman ini menjadi bukti bahwa Zam Zam Tour tetap berkomitmen melayani jamaah dengan penuh tanggung jawab, bahkan di masa yang paling sulit sekalipun.

Bagi masyarakat yang sedang mencari umroh murah Solo namun tetap mengutamakan keamanan dan pelayanan, Zam Zam Tour menjadi pilihan yang tepat. Dengan pengalaman memberangkatkan ribuan jamaah, Zam Zam Tour terus berupaya menjadi umroh terpercaya Solo yang mendampingi jamaah hingga kembali ke tanah air dengan aman.

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *