Parfum menjadi salah satu oleh-oleh yang menarik untuk dibawa pulang setelah umroh. Aromanya juga bisa menjadi pengingat suasana Tanah Suci.
Di Makkah dan Madinah, jamaah dapat menemukan berbagai jenis wewangian khas Arab. Mulai dari oud, musk, amber, attar, hingga rose. Pilihannya pun sangat beragam.
Bahkan, industri parfum dan oud memang memiliki pasar yang kuat di Arab Saudi. Beberapa perusahaan besar seperti Arabian Oud dan Abdul Samad Al Qurashi termasuk pemain utama di pasar wewangian Saudi.
Lantas, parfum apa saja yang menarik untuk dicoba?
1. Oud, Aroma Khas yang Identik dengan Timur Tengah
Oud menjadi salah satu pilihan yang paling identik dengan parfum Arab. Aromanya cenderung kuat, hangat, woody, dan memiliki karakter yang khas.
Bagi jamaah yang baru pertama mencoba oud, sebaiknya tidak langsung memilih aroma yang terlalu pekat. Cobalah terlebih dahulu di kulit.
Setelah beberapa menit, aroma oud biasanya akan berkembang. Karena itu, jangan hanya menilai parfum dari semprotan pertama.
Oud juga tersedia dalam berbagai bentuk. Ada parfum spray, minyak oud, hingga potongan kayu oud untuk dibakar sebagai wewangian.
2. Musk, Lembut dan Cocok untuk Sehari-hari
Jika oud terasa terlalu kuat, musk bisa menjadi pilihan yang lebih ringan.
Aroma musk biasanya terasa lembut, bersih, dan sedikit manis. Karakternya membuat parfum jenis ini cukup fleksibel digunakan sehari-hari.
Musk juga tersedia dalam bentuk minyak parfum. Salah satu perusahaan parfum Saudi, Abdul Samad Al Qurashi, misalnya, memiliki berbagai produk musk dan oud dalam katalognya.
Bagi jamaah yang ingin membeli oleh-oleh untuk keluarga, musk termasuk pilihan yang relatif mudah disukai.
3. Amber, Hangat dan Manis
Amber cocok untuk Anda yang menyukai aroma hangat dan manis.
Parfum dengan karakter amber biasanya terasa lebih mewah. Aromanya juga sering dipadukan dengan oud, musk, vanilla, atau rempah.
Karena karakter wanginya cukup kuat, amber cocok digunakan saat menghadiri acara atau ketika ingin tampil lebih berkesan.
Namun, tetap sesuaikan dengan selera penerima. Aroma yang terasa mewah bagi seseorang belum tentu cocok bagi orang lain.
4. Taif Rose, Aroma Mawar dari Arab Saudi
Bagi pencinta aroma bunga, Taif Rose patut masuk dalam daftar.
Mawar Taif berasal dari kawasan Taif, Arab Saudi. Aromanya dikenal memiliki karakter floral yang khas.
Parfum mawar juga sering dipadukan dengan musk, oud, atau amber. Hasilnya bisa terasa lebih lembut dan elegan.
Jenis aroma ini cocok untuk jamaah yang kurang menyukai parfum Arab dengan karakter oud yang terlalu dominan.
5. Attar, Pilihan Parfum Minyak yang Pekat
Selain parfum spray, jamaah juga bisa mencoba attar atau parfum berbasis minyak.
Ukurannya biasanya lebih kecil. Namun, aromanya dapat terasa pekat sehingga pemakaiannya tidak membutuhkan banyak cairan.
Attar tersedia dalam berbagai karakter. Ada yang berbasis oud, musk, rose, amber, hingga campuran beberapa bahan.
Abdul Samad Al Qurashi sendiri menyediakan berbagai kategori perfume oil, termasuk musk, oud oil, rose, dan blends.
Bagaimana Memilih Parfum yang Tepat?
Jangan langsung membeli hanya karena aromanya terasa harum ketika pertama kali dicoba.
Ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan:
- Coba di kulit, bukan hanya dari kertas tester.
- Tunggu beberapa menit untuk melihat perubahan aromanya.
- Pilih oud jika menyukai aroma kuat dan woody.
- Pilih musk jika menyukai aroma lembut dan bersih.
- Pilih rose jika menyukai aroma floral.
- Pilih amber jika menyukai aroma hangat dan manis.
- Untuk oleh-oleh, pertimbangkan aroma yang lebih universal.
Selain itu, perhatikan kemasan dan tempat membeli. Jika membeli parfum dengan harga cukup tinggi, pilih toko atau gerai resmi agar lebih mudah memastikan keaslian produknya.
Parfum Bisa Menjadi Oleh-Oleh yang Punya Cerita
Membawa pulang parfum dari Tanah Suci bukan sekadar membeli wewangian.
Ada kenangan yang ikut dibawa. Setiap kali aromanya digunakan, suasana perjalanan umroh bisa kembali teringat.
Karena itu, pilih parfum sesuai karakter orang yang akan menerimanya. Tidak harus yang paling mahal. Yang penting, aromanya cocok dan memiliki cerita.
Bagi jamaah yang sedang mempersiapkan perjalanan umroh, oleh-oleh seperti parfum juga bisa direncanakan sejak awal. Dengan begitu, waktu di Makkah dan Madinah tetap dapat digunakan dengan baik untuk beribadah.
Pada akhirnya, parfum hanyalah salah satu kenang-kenangan. Yang paling utama tentu pengalaman ibadah dan perjalanan menuju Tanah Suci.








