PT. Zam Zam Tour & Travel

Pahala Shalat Sunnah di Masjid Quba

zamzamumroh.id – Masjid Quba adalah masjid pertama yang dibangun dalam sejarah Islam. Masjid ini memiliki kedudukan istimewa karena dibangun atas dasar ketakwaan sejak hari pertama. Setiap muslim yang berkesempatan mengunjungi Madinah sangat dianjurkan untuk mendatangi Masjid Quba dan melaksanakan shalat sunnah di dalamnya, karena pahalanya yang besar di sisi Allah ﷻ. Masjid yang Didirikan atas Dasar Ketakwaan Allah ﷻ berfirman: لَمَسْجِدٌ أُسِّسَ عَلَى التَّقْوَى مِنْ أَوَّلِ يَوْمٍ أَحَقُّ أَنْ تَقُومَ فِيهِ “Sungguh, masjid yang didirikan atas dasar takwa sejak hari pertama adalah lebih layak untuk engkau shalat di dalamnya.”(QS. At-Taubah: 108) Mayoritas ulama tafsir menjelaskan bahwa ayat ini merujuk kepada Masjid Quba, yang dibangun oleh Rasulullah ﷺ bersama para sahabatnya ketika pertama kali tiba di Madinah. Rasulullah ﷺ sangat memuliakan Masjid Quba dan rutin mengunjunginya. Dalam sebuah hadis disebutkan: كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يَأْتِي مَسْجِدَ قُبَاءٍ كُلَّ سَبْتٍ مَاشِيًا وَرَاكِبًا فَيُصَلِّي فِيهِ رَكْعَتَيْنِ “Rasulullah ﷺ biasa mendatangi Masjid Quba setiap hari Sabtu, baik berjalan kaki maupun berkendara, lalu beliau shalat dua rakaat di dalamnya.”(HR. Al-Bukhari dan Muslim) Hadis ini menunjukkan sunnah Rasulullah ﷺ untuk mengunjungi Masjid Quba dan melaksanakan shalat sunnah di dalamnya. Pahala Shalat di Masjid Quba Setara Umroh Keutamaan shalat sunnah di Masjid Quba dijelaskan secara khusus oleh Rasulullah ﷺ dalam hadis berikut: مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ أَتَى مَسْجِدَ قُبَاءٍ فَصَلَّى فِيهِ كَانَ لَهُ كَأَجْرِ عُمْرَةٍ “Barang siapa bersuci di rumahnya, kemudian datang ke Masjid Quba lalu shalat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala umroh.”(HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah) Hadis ini menunjukkan betapa besar pahala shalat sunnah di Masjid Quba. Para ulama menjelaskan bahwa kesetaraan tersebut adalah dalam pahala, bukan menggugurkan kewajiban umroh. Shalat sunnah di Masjid Quba menjadi amalan yang ringan namun bernilai besar. Jamaah dianjurkan untuk menjaga niat ikhlas, bersuci dengan sempurna, dan melaksanakan shalat dengan khusyuk agar mendapatkan keutamaan yang dijanjikan. Meneladani Sunnah Rasulullah ﷺ Melalui Ziarah ke Masjid Quba Selain pahala besar, shalat di Masjid Quba juga menjadi sarana meneladani sunnah Rasulullah ﷺ dan memperkuat kecintaan kepada beliau. Setiap langkah menuju Masjid Quba, setiap rakaat shalat yang dikerjakan, insyaAllah menjadi amal shalih yang dicatat di sisi Allah ﷻ. Bagi jamaah umroh dan haji, mengunjungi Masjid Quba dan melaksanakan shalat sunnah di dalamnya adalah kesempatan berharga yang tidak sepatutnya dilewatkan. Namun, sebagaimana ibadah lainnya, adab, ketertiban, dan kenyamanan sesama jamaah harus tetap dijaga. Semoga Allah ﷻ menerima setiap shalat sunnah yang dikerjakan di Masjid Quba, melipatgandakan pahalanya, dan menjadikannya sebagai sebab turunnya rahmat dan keberkahan. Referensi Ilmiah

Rekomendasi Belanja di Sekitar Masjid Nabawi : Dari Oleh-Oleh Sunnah hingga Cendera Mata Khas Madinah

zamzamumroh.id – Bagi para jamaah umroh atau haji, berkunjung ke Madinah tidak lengkap rasanya tanpa membawa pulang oleh-oleh dari Tanah Suci. Dan kabar baiknya — di sekitar Masjid Nabawi, kamu bisa menemukan berbagai pusat belanja dan toko tradisional yang menawarkan barang-barang khas dengan harga terjangkau dan kualitas terbaik. Berikut beberapa rekomendasi tempat belanja paling populer dan informatif di sekitar Masjid Nabawi! 1. Pusat Perbelanjaan di Area Utara Masjid Nabawi Tepat di sekitar pagar utara Masjid Nabawi terdapat deretan pertokoan modern dan kios tradisional.Di sini, kamu bisa menemukan: Kebanyakan pedagang di sini sudah terbiasa dengan jamaah Indonesia, jadi bisa tawar-menawar dengan santai dalam bahasa Indonesia! 2. Souq Taiba (Pasar Taiba) Ini dia pasar legendaris di Madinah, hanya beberapa langkah dari Masjid Nabawi.Souq Taiba terkenal dengan: Suasananya ramai dan penuh warna suara pedagang, aroma oud, dan senyum jamaah dari berbagai negara menambah suasana khas Timur Tengah. 3. Pasar Kurma Madinah (Souq Al-Tumour) Kalau ingin mencari oleh-oleh paling dicari, inilah tempatnya. Hanya berjarak sekitar 10 menit dari Masjid Nabawi, pasar ini menjual berbagai jenis kurma: Ajwa, Sukari, Safawi, Anbara, dan masih banyak lagi. Kamu bisa mencicipi langsung sebelum membeli, dan harganya biasanya lebih murah daripada di area hotel. Beberapa toko juga menyediakan kemasan rapi untuk dibawa pulang ke tanah air. 4. Zamzam Plaza dan Al Noor Mall Bagi jamaah yang ingin belanja dengan suasana lebih modern, Zamzam Plaza dan Al Noor Mall menjadi pilihan. Di sini tersedia butik muslim, toko parfum, hingga toko elektronik. Bahkan beberapa brand internasional juga buka di area ini. Keunggulannya, kamu bisa belanja nyaman dengan pendingin ruangan dan pilihan yang sangat beragam. 5. Toko Cendera Mata di Sekitar Hotel Jamaah Di area hotel-hotel sekitar Masjid Nabawi, seperti Hotel Anwar Al Madinah Movenpick atau Dallah Taibah, terdapat banyak toko kecil yang menjual souvenir khas Madinah seperti: Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin belanja cepat tanpa jauh-jauh dari hotel. Tips Belanja untuk Jamaah Umroh: Belanja di sekitar Masjid Nabawi bukan hanya tentang membawa pulang oleh-oleh, tetapi juga bagian dari pengalaman spiritual — menyentuh tanah suci, berbagi berkah, dan membawa kebahagiaan bagi keluarga di rumah. Bersama Zam Zam Tour, kamu tidak hanya beribadah dengan khusyuk, tapi juga diajak menelusuri tempat-tempat belanja terbaik di Madinah, agar setiap kenangan dan oleh-oleh menjadi saksi perjalanan suci yang penuh makna. Referensi:

Masjid Bir Ali : Tempat Miqat Jamaah Umrah dan Jejak Doa Rasulullah ﷺ

zamzamumroh.id – Setiap jamaah umrah pasti akan melewati satu tempat yang sangat istimewa sebelum menuju Tanah Suci Makkah Masjid Bir Ali, atau dikenal juga dengan Masjid Dzul Hulaifah. Bagi siapa pun yang berangkat dari Madinah, inilah tempat miqat, titik di mana jamaah mulai berniat ihram untuk memasuki ibadah umrah atau haji. Namun di balik fungsinya sebagai miqat, Masjid ini juga menyimpan sejarah dan keutamaan yang mendalam. Letak Geografis dan Asal-usul Nama Masjid Bir Ali Masjid ini terletak sekitar 11 kilometer dari Masjid Nabawi ke arah Makkah. Nama “Bir Ali” berasal dari kata bir yang berarti sumur, dan “Ali” dinisbatkan kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, yang disebutkan pernah menggali atau memperbaiki sumur di daerah ini. Dalil Hadits tentang Miqat Dzul Hulaifah Sementara itu, nama lainnya Dzul Hulaifah adalah nama asli daerah tersebut sejak zaman Rasulullah ﷺ. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan, “Nabi ﷺ berihram dari Dzul Hulaifah ketika beliau hendak menunaikan haji.”(HR. Bukhari dan Muslim) Tempat inilah yang dipilih langsung oleh Rasulullah ﷺ untuk memulai ihramnya, sehingga menjadi miqat bagi seluruh jamaah yang datang dari arah Madinah. Masjid Bir Ali menjadi saksi dimulainya niat suci menuju Baitullah. Di sinilah jamaah berhenti untuk mandi sunnah, berganti pakaian ihram, dan melaksanakan shalat dua rakaat sebelum berniat umrah. Banyak jamaah yang merasakan suasana haru di sini — saat niat diucapkan, hati terasa bergetar, seolah dipanggil langsung oleh Allah menuju rumah-Nya. Masjid ini juga terkenal dengan keindahan dan kenyamanannya. Bangunannya megah dan modern, dengan area luas yang mampu menampung puluhan ribu jamaah. Fasilitasnya lengkap: tempat wudhu, kamar mandi, hingga area khusus bagi jamaah wanita dan difabel, semuanya tertata rapi untuk kenyamanan para tamu Allah. Makna Spiritual Masjid Bir Ali bagi Jamaah Umrah Bagi jamaah Zam Zam Tour, kunjungan ke Masjid Bir Ali bukan sekadar singgah untuk berihram. Ini adalah momen penyucian niat dan jiwa, saat meninggalkan segala urusan dunia, lalu fokus sepenuhnya pada ibadah. Di sinilah banyak jamaah menitikkan air mata, memohon agar umrahnya diterima dan menjadi tamu Allah yang diridhai. Sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ: “Sesungguhnya amalan itu tergantung pada niatnya.”(HR. Bukhari dan Muslim) Dan niat itu… dimulai dari sini, dari Masjid Bir Ali gerbang spiritual menuju tanah suci. Bersama Zam Zam Tour, setiap perjalanan umrah dimulai dengan penuh makna.Di Masjid Bir Ali, pembimbing akan memandu jamaah melaksanakan sunnah ihram, membantu berniat, dan menenangkan hati agar siap menghadapi perjalanan menuju Makkah.Karena umrah bukan hanya tentang sampai ke Ka’bah tapi tentang bagaimana setiap langkah di jalan menuju-Nya membawa kita semakin dekat dengan Allah. Referensi:

Mengungkap Lantai 2 di Masjid Nabawi Hal-Hal yang Jarang Diketahui

zamzamumroh.id – Masjid Nabawi di Madinah adalah salah satu masjid tersuci bagi umat Islam, dan selain area yang sering dikunjungi (ruang utama lantai dasar, area Ar‑Raudhah ash‑Sharīfah, makam Nabi ﷺ), terdapat bagian-bagian yang kurang diperhatikan khususnya lantai dua (upper floor / mezzanine / lantai atas) yang ternyata menyimpan beberapa hal menarik. Berikut adalah ulasan mendalam tentang lantai dua: apa saja fungsi, keunikan, tips-kunjungan, dan hal yang “jarang diketahui”. 1. Fungsi & Letak Lantai Dua 2. Keunikan & Hal-Jarang Diketahui a) Pandangan & suasana berbeda b) Sistem akses & teknis modern c) Area lihat yang “terselip” d) Kapasitas & fungsi overflow 3. Petunjuk Praktis untuk Pengunjung 4. Nilai Spiritual & Catatan Khusus Lantai dua di Masjid Nabawi adalah bagian yang sangat penting dan menarik meskipun kurang diperhatikan oleh sebagian jamaah. Dari sisi teknis-arsitektur hingga sudut pandang salat yang berbeda, tempat ini memberikan alternatif yang bagus, terutama pada masa ramai. Bagi para jamaah yang berkunjung ke Madinah, mengetahui dan memanfaatkan lantai ini bisa membuat pengalaman ibadah menjadi lebih baik dan lebih nyaman.

Kebun Kurma di Madinah : Menyapa Manisnya Berkah di Tanah Suci

zamzamumroh.id – Saat berkunjung ke Madinah, tak lengkap rasanya bila belum singgah ke kebun kurma tempat di mana jamaah bisa melihat langsung pohon-pohon kurma yang menjadi simbol kemakmuran dan keberkahan di tanah Arab. Bersama Zam Zam Tour, kunjungan ke kebun kurma bukan sekadar wisata belanja, tapi juga kesempatan menambah pengetahuan dan merasakan keaslian hasil bumi Madinah yang begitu istimewa. Fakta Menarik Tentang Kurma Madinah Tahukah kamu, pohon kurma adalah salah satu tanaman tertua di dunia yang disebutkan dalam Al-Qur’an lebih dari 20 kali? Kurma menjadi makanan istimewa yang selalu hadir dalam kisah para nabi. Rasulullah ﷺ pun sangat menyukai kurma, terutama kurma Ajwa, yang berasal dari Madinah. Beliau bersabda: “Barang siapa memakan tujuh butir kurma Ajwa pada pagi hari, maka ia tidak akan terkena racun maupun sihir pada hari itu.”(HR. Bukhari dan Muslim) Kurma juga dikenal sebagai sumber energi alami yang kaya serat, zat besi, dan antioksidan sangat bermanfaat untuk menjaga stamina, terutama bagi jamaah umrah yang menjalani ibadah intens di Tanah Suci. Bagaimana Kurma Dipanen Pohon kurma biasanya mulai berbuah setelah usia 5–7 tahun, dan dapat menghasilkan ratusan kilogram buah setiap musim panen. Proses panennya pun unik — dilakukan secara manual dengan cara memanjat batang pohon dan memotong tandan buah menggunakan sabit kecil. Kurma dipetik ketika mulai matang, lalu dijemur di bawah sinar matahari agar rasanya semakin manis dan teksturnya kering alami. Di Madinah, panen kurma biasanya berlangsung antara Juli hingga September, dan menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para petani maupun jamaah yang berkunjung. Jenis-Jenis Kurma yang Terkenal Selain Ajwa yang istimewa, kebun-kebun di Madinah juga menghasilkan berbagai jenis kurma lain seperti: Masing-masing jenis memiliki rasa, tekstur, dan manfaat yang berbeda membuat pengalaman mencicipinya terasa menyenangkan. Kebun kurma di Madinah biasanya membuka pintunya untuk para jamaah umrah dan wisatawan. Di sana, jamaah bisa berjalan di antara pohon-pohon kurma, melihat proses panen, mencicipi kurma langsung dari sumbernya, dan berbelanja berbagai produk khas seperti madu, minyak zaitun, kacang Arab, hingga air zamzam kemasan. Beberapa kebun bahkan menyediakan area duduk, minuman segar, dan tempat swafoto berlatar pepohonan hijau yang rindang pengalaman yang menyenangkan di tengah panasnya gurun. Dalam setiap program ziarah Madinah, Zam Zam Tour mengajak jamaah berkunjung ke kebun kurma terbaik di Madinah. Selain berbelanja oleh-oleh, jamaah juga mendapatkan penjelasan tentang sejarah kurma, cara panen, hingga cara memilih kurma yang berkualitas. Di sinilah jamaah bisa merasakan langsung kehangatan keramahan masyarakat Madinah, sambil membawa pulang buah tangan penuh berkah dari Tanah Suci. Berziarah ke kebun kurma bukan sekadar wisata tetapi bagian dari perjalanan spiritual yang mengingatkan kita pada kesederhanaan dan keberkahan rezeki yang Allah anugerahkan kepada umat-Nya.Dari pohon yang tumbuh di tanah tandus, Allah menghadirkan buah yang manis dan penuh manfaat. Jadi, saat kamu berangkat umrah bersama Zam Zam Tour, jangan lewatkan untuk mampir ke kebun kurma Madinah tempat di mana manisnya buah berpadu dengan manisnya kenangan di Tanah Suci. Referensi: