Kota Makkah, Kota Terowongan Dunia
Tahukah kamu? Di balik kemegahan Masjidil Haram, ternyata terdapat jaringan terowongan super canggih yang berfungsi mengatur arus jutaan jamaah setiap harinya.
Kota Makkah bahkan dijuluki sebagai “Kota Terowongan”, karena memiliki puluhan jalur bawah tanah yang menghubungkan berbagai wilayah langsung ke Masjidil Haram.
Jaringan Terowongan yang Luar Biasa
Beberapa terowongan besar menghubungkan kawasan seperti Aziziyah, Jarwal, dan Kudai. Dengan jalur ini, jamaah bisa mencapai Masjidil Haram hanya dalam 10–15 menit, tanpa harus terjebak kemacetan di jalan utama.
Selain itu, total panjang seluruh terowongan di sekitar Masjidil Haram mencapai puluhan kilometer. Angka ini menunjukkan betapa masifnya infrastruktur bawah tanah di kota suci ini.
Fasilitas Modern untuk Kenyamanan Jamaah
Semua terowongan di Makkah dilengkapi dengan:
- Penerangan modern,
- Sistem ventilasi raksasa,
- Kamera keamanan, dan
- Sensor kualitas udara.
Fasilitas tersebut memastikan jamaah dapat berjalan dengan aman dan nyaman, baik siang maupun malam.
Di sisi lain, pemerintah Arab Saudi terus melakukan pemeliharaan rutin agar sistem tetap bekerja optimal, terutama saat musim haji.
Teknologi dan Manfaat Bagi Jemaah
Sistem bawah tanah ini menjadi salah satu teknologi transportasi pejalan kaki paling modern di dunia Islam. Dengan pengelolaan yang canggih, arus jamaah bisa dikendalikan lebih lancar dan efisien.
Selain itu, keberadaan terowongan juga membantu mengurangi kepadatan kendaraan di jalan permukaan, sehingga kota Makkah tetap tertib dan ramah bagi pejalan kaki.
Penutup
Jadi, saat kamu berjalan menuju Masjidil Haram melalui salah satu terowongan, ingatlah bahwa kamu sedang melewati salah satu sistem bawah tanah paling modern di dunia Islam.
Inovasi ini membuktikan bahwa pelayanan terhadap tamu Allah di Makkah tidak hanya soal spiritual, tetapi juga hasil dari teknologi, perencanaan, dan dedikasi tinggi demi kenyamanan jutaan jamaah dari seluruh dunia.







