PT. Zam Zam Tour & Travel

Fakta Menarik Karpet di Masjid Nabawi

Fakta Menarik Karpet Masjid Nabawi

zamzamumroh.id – Ketika seseorang pertama kali melangkah masuk ke dalam Masjid Nabawi di Madinah, hal pertama yang memukau mata bukan hanya kemegahan kubah dan tiang-tiang putihnya, tetapi juga hamparan karpet merah lembut yang menutupi seluruh lantainya. Karpet bukan sekadar alas untuk bersujud, melainkan bagian penting dari kenyamanan, keindahan, dan keagungan rumah Rasulullah ﷺ.

Sejarah dan Pembuatan Karpet Masjid Nabawi

Setiap helai karpet Masjid Nabawi diproduksi khusus di Arab Saudi menggunakan teknologi modern dan bahan berkualitas tinggi. Warna karpet yang menenangkan baik hijau maupun merah dipilih dengan penuh makna. Warna hijau dipercaya memberikan ketenangan dan fokus bagi jamaah dalam beribadah, serta menciptakan suasana hangat dan sakral di tengah kemegahan interior masjid.

Menurut data resmi Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, lebih dari 100.000 meter persegi karpet digunakan di seluruh area shalat, baik di dalam ruangan maupun di pelataran tertutup. Setiap karpet dirancang agar mudah dilepas, dibersihkan, dan diganti bila rusak.

Pabrik Khusus

Semua karpet Masjid Nabawi dibuat di Madinah Carpet Factory, pabrik eksklusif di bawah pengawasan pemerintah Saudi. Pabrik ini hanya memproduksi karpet untuk dua masjid suci: Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

Setiap karpet memiliki nomor identifikasi unik yang tercatat dalam sistem komputer, sehingga petugas kebersihan tahu lokasi pasti karpet tersebut dipasang. Bahkan, mereka dapat mengetahui karpet mana yang digunakan di area Raudhah Asy-Syarifah, di dekat makam Rasulullah ﷺ, atau di area lainnya.

Proses Pembersihan dan Perawatan Karpet

Pembersihan karpet Masjid Nabawi dilakukan setiap hari oleh ratusan petugas khusus. Prosesnya meliputi penyedotan debu menggunakan mesin vakum besar, penyemprotan wewangian khas Madinah, dan penyikatan lembut agar serat karpet tetap halus.

Karpet yang perlu dicuci dibawa ke pabrik, di mana ia dibersihkan menggunakan air yang telah difilter dan diberi wewangian alami. Proses pencucian satu karpet bisa memakan waktu hingga tiga jam, diikuti pengeringan selama 24 jam penuh sebelum kembali dipasang.

Karpet Hijau di Raudhah: Simbol Kesucian

Salah satu ciri khas paling dikenal adalah karpet hijau di area Raudhah Asy-Syarifah area antara mimbar dan makam Rasulullah ﷺ yang disebut sebagai taman surga di bumi. Warna hijau membedakan area suci ini dari area lain yang umumnya berwarna merah. Karpet Raudhah dibuat lebih tebal dan halus dari wol pilihan, dengan pola khas yang menandai batas area suci itu.

Desain Islami yang Sarat Makna

Desain karpet dibuat dengan pola geometris Islami tanpa gambar makhluk hidup, sesuai dengan prinsip seni Islam. Pola ini bukan hanya untuk keindahan, tetapi juga berfungsi sebagai penunjuk arah saf shalat, sehingga jamaah dapat meluruskan barisan tanpa garis cat di lantai.

Simbol Keramahan dan Kedamaian Madinah

Kelembutan karpet Masjid Nabawi telah menjadi simbol keramahan kota Madinah itu sendiri. Ribuan jamaah setiap hari duduk, berdoa, membaca Al-Qur’an, atau beristirahat di atasnya. Di karpet yang sama, para ulama mengajar, anak-anak belajar mengaji, dan jutaan hati menemukan kedamaian.

Setiap kali seseorang bersujud di atas karpet, ada rasa haru yang sulit dijelaskan. Di bawah serat halus itu tersimpan sejarah panjang — dari masa Rasulullah ﷺ yang shalat di atas tanah berdebu, hingga kini jutaan umat Islam bersujud di tempat yang sama dengan penuh cinta.

Karpet di Masjid Nabawi bukan sekadar benda. Ia adalah saksi diam dari doa, air mata, dan kerinduan umat Islam dari seluruh dunia yang datang menuju satu tempat: rumah Rasulullah ﷺ di Madinah.

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *