zamzamumroh.id – Saat berkunjung ke Madinah, tak lengkap rasanya bila belum singgah ke kebun kurma tempat di mana jamaah bisa melihat langsung pohon-pohon kurma yang menjadi simbol kemakmuran dan keberkahan di tanah Arab. Bersama Zam Zam Tour, kunjungan ke kebun kurma bukan sekadar wisata belanja, tapi juga kesempatan menambah pengetahuan dan merasakan keaslian hasil bumi Madinah yang begitu istimewa.
Fakta Menarik Tentang Kurma Madinah
Tahukah kamu, pohon kurma adalah salah satu tanaman tertua di dunia yang disebutkan dalam Al-Qur’an lebih dari 20 kali? Kurma menjadi makanan istimewa yang selalu hadir dalam kisah para nabi. Rasulullah ﷺ pun sangat menyukai kurma, terutama kurma Ajwa, yang berasal dari Madinah. Beliau bersabda:
“Barang siapa memakan tujuh butir kurma Ajwa pada pagi hari, maka ia tidak akan terkena racun maupun sihir pada hari itu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Kurma juga dikenal sebagai sumber energi alami yang kaya serat, zat besi, dan antioksidan sangat bermanfaat untuk menjaga stamina, terutama bagi jamaah umrah yang menjalani ibadah intens di Tanah Suci.
Bagaimana Kurma Dipanen
Pohon kurma biasanya mulai berbuah setelah usia 5–7 tahun, dan dapat menghasilkan ratusan kilogram buah setiap musim panen. Proses panennya pun unik — dilakukan secara manual dengan cara memanjat batang pohon dan memotong tandan buah menggunakan sabit kecil. Kurma dipetik ketika mulai matang, lalu dijemur di bawah sinar matahari agar rasanya semakin manis dan teksturnya kering alami.
Di Madinah, panen kurma biasanya berlangsung antara Juli hingga September, dan menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para petani maupun jamaah yang berkunjung.
Jenis-Jenis Kurma yang Terkenal
Selain Ajwa yang istimewa, kebun-kebun di Madinah juga menghasilkan berbagai jenis kurma lain seperti:
- Sukkari, manis dan lembut, cocok untuk camilan.
- Safawi, berwarna gelap dan kaya manfaat.
- Mabroom, agak kering tapi sangat wangi dan tahan lama.
- Anbara, besar dan daging buahnya tebal.
Masing-masing jenis memiliki rasa, tekstur, dan manfaat yang berbeda membuat pengalaman mencicipinya terasa menyenangkan.
Kebun kurma di Madinah biasanya membuka pintunya untuk para jamaah umrah dan wisatawan. Di sana, jamaah bisa berjalan di antara pohon-pohon kurma, melihat proses panen, mencicipi kurma langsung dari sumbernya, dan berbelanja berbagai produk khas seperti madu, minyak zaitun, kacang Arab, hingga air zamzam kemasan.
Beberapa kebun bahkan menyediakan area duduk, minuman segar, dan tempat swafoto berlatar pepohonan hijau yang rindang pengalaman yang menyenangkan di tengah panasnya gurun.
Dalam setiap program ziarah Madinah, Zam Zam Tour mengajak jamaah berkunjung ke kebun kurma terbaik di Madinah. Selain berbelanja oleh-oleh, jamaah juga mendapatkan penjelasan tentang sejarah kurma, cara panen, hingga cara memilih kurma yang berkualitas.
Di sinilah jamaah bisa merasakan langsung kehangatan keramahan masyarakat Madinah, sambil membawa pulang buah tangan penuh berkah dari Tanah Suci.
Berziarah ke kebun kurma bukan sekadar wisata tetapi bagian dari perjalanan spiritual yang mengingatkan kita pada kesederhanaan dan keberkahan rezeki yang Allah anugerahkan kepada umat-Nya.
Dari pohon yang tumbuh di tanah tandus, Allah menghadirkan buah yang manis dan penuh manfaat.
Jadi, saat kamu berangkat umrah bersama Zam Zam Tour, jangan lewatkan untuk mampir ke kebun kurma Madinah
tempat di mana manisnya buah berpadu dengan manisnya kenangan di Tanah Suci.
Referensi:
- Shahih Bukhari dan Muslim – Kitab Ath’imah.
- Ensiklopedi Kurma dan Produk Pertanian Hijaz.
- Catatan perjalanan ziarah Madinah – Zam Zam Tour.







