zamzamumroh.id – Berziarah ke makam Rasulullah ﷺ di Madinah merupakan salah satu amalan yang sangat mulia dan penuh makna bagi kaum muslimin. Ziarah ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati untuk menumbuhkan kecintaan, penghormatan, dan keteladanan kepada Rasulullah ﷺ.
Keutamaan Masjid Nabawi sebagai Tempat Mulia
Makam Rasulullah ﷺ berada di Masjid Nabawi, masjid yang memiliki keutamaan besar. Ketika seorang muslim berziarah ke makam beliau, hendaknya dilakukan dengan penuh adab, keikhlasan, dan mengikuti tuntunan syariat.
Allah ﷻ berfirman:
وَلَوْ أَنَّهُمْ إِذْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ جَاءُوكَ فَاسْتَغْفَرُوا اللَّهَ وَاسْتَغْفَرَ لَهُمُ الرَّسُولُ لَوَجَدُوا اللَّهَ تَوَّابًا رَحِيمًا
“Dan sungguh, sekiranya mereka ketika menzalimi diri mereka datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah dan Rasul pun memohonkan ampun untuk mereka, niscaya mereka mendapati Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.”
(QS. An-Nisa: 64)
Ayat ini menunjukkan anjuran untuk mendatangi Rasulullah ﷺ sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan terhadap kedudukan beliau, yang oleh para ulama dipahami sebagai dalil keutamaan berziarah ke makam beliau setelah wafat.
Hadis-Hadis tentang Keutamaan Ziarah ke Makam Rasulullah ﷺ
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ زَارَ قَبْرِي وَجَبَتْ لَهُ شَفَاعَتِي
“Barang siapa menziarahi kuburku, maka ia berhak mendapatkan syafaatku.”
(HR. Ad-Daraquthni)
Hadis ini—yang oleh sebagian ulama dinilai memiliki kelemahan sanad namun dikuatkan oleh riwayat-riwayat lain—sering dijadikan dasar oleh para ulama tentang keutamaan ziarah ke makam Rasulullah ﷺ.
Dalam hadis lain disebutkan:
مَنْ صَلَّى عَلَيَّ عِنْدَ قَبْرِي سَمِعْتُهُ
“Barang siapa bershalawat kepadaku di dekat kuburku, maka aku mendengarnya.”
(HR. Al-Baihaqi)
Ziarah ke makam Rasulullah ﷺ juga menjadi sarana untuk memperbanyak shalawat. Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا
“Barang siapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali.”
(HR. Muslim)
Keutamaan lain dari ziarah ke makam Rasulullah ﷺ adalah mengingatkan seorang muslim akan kehidupan akhirat dan memperkuat komitmen untuk mengikuti sunnah beliau. Ziarah bukan untuk meminta kepada selain Allah, tetapi sebagai bentuk cinta, penghormatan, dan doa.
Rasulullah ﷺ bersabda:
كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ أَلَا فَزُورُوهَا
“Dahulu aku melarang kalian berziarah kubur, sekarang berziarahlah kalian.”
(HR. Muslim)
Ziarah ke makam Rasulullah ﷺ hendaknya dilakukan dengan adab: mengucapkan salam, bershalawat, mendoakan beliau, dan tidak melakukan perbuatan yang bertentangan dengan tauhid.
Hikmah Ziarah ke Makam Rasulullah ﷺ bagi Kehidupan Muslim
Semoga Allah ﷻ memberikan kesempatan kepada kita untuk berziarah ke makam Rasulullah ﷺ dengan penuh adab dan keikhlasan, menumbuhkan kecintaan kepada beliau, serta mendapatkan syafaatnya di hari kiamat.
Referensi Ilmiah
- Al-Qur’an Al-Karim:
- QS. An-Nisa: 64
- QS. An-Nisa: 64
- HR. Muslim:
- Hadis tentang shalawat kepada Rasulullah ﷺ
- Hadis anjuran ziarah kubur
- Hadis tentang shalawat kepada Rasulullah ﷺ
- HR. Ad-Daraquthni:
- Hadis tentang keutamaan ziarah ke makam Rasulullah ﷺ
- Hadis tentang keutamaan ziarah ke makam Rasulullah ﷺ
- HR. Al-Baihaqi:
- Hadis tentang shalawat di dekat makam Rasulullah ﷺ
- Hadis tentang shalawat di dekat makam Rasulullah ﷺ
- An-Nawawi, Al-Idhah fi Manasik Al-Hajj wal ‘Umrah
Al-Qadhi ‘Iyadh, Asy-Syifa’







