PT. Zam Zam Tour & Travel

Keutamaan dan Pahala Shalat di Masjid Nabawi

zamzamumroh.id – Ketika melangkah ke dalam Masjid Nabawi, hati siapa pun akan bergetar. Masjid ini bukan hanya tempat ibadah, tapi juga pusat sejarah, cinta, dan doa umat Islam. Setiap tiang, setiap karpet, seakan menyimpan kisah Rasulullah ﷺ dan para sahabat yang menegakkan Islam dengan penuh pengorbanan.

Masjid Nabawi dibangun oleh Rasulullah ﷺ sendiri pada tahun pertama hijrah ke Madinah. Beliau turut mengangkat batu, menyusun bata, dan menjadikan tempat ini sebagai pusat peradaban Islam tempat shalat, tempat belajar, dan tempat musyawarah umat.

Keutamaan Besar Shalat di Masjid Nabawi

Salah satu keutamaan terbesar dari Masjid Nabawi adalah pahala shalatnya yang dilipatgandakan.
Rasulullah ﷺ bersabda:

“Shalat di masjidku ini lebih baik daripada seribu shalat di masjid lain, kecuali Masjidil Haram.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Satu kali shalat di Masjid Nabawi bernilai seribu kali lipat dibandingkan shalat di tempat lain. Bayangkan, jika seseorang shalat lima waktu sehari di sana, maka pahalanya setara dengan lima ribu kali shalat di masjid biasa. Inilah salah satu bentuk kasih sayang Allah kepada umat Nabi Muhammad ﷺ — memberi pahala besar bagi siapa yang beribadah di tempat yang penuh berkah ini.

Di dalam Masjid Nabawi terdapat satu area yang sangat istimewa, yaitu Raudhah — terletak di antara rumah Rasulullah ﷺ dan mimbarnya. Tentang tempat ini, Rasulullah ﷺ bersabda:

“Antara rumahku dan mimbarku adalah taman dari taman-taman surga.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Raudhah – Taman dari Taman Surga

Raudhah adalah tempat yang paling dicari oleh para jamaah. Di sinilah mereka menunaikan shalat sunnah, berdoa, dan bershalawat dengan penuh haru. Banyak yang merasa suasana di Raudhah berbeda — tenang, sejuk, dan begitu dekat dengan Rasulullah ﷺ.

Ziarah ke Makam Rasulullah ﷺ

Masjid Nabawi juga menjadi tempat ziarah ke makam Rasulullah ﷺ, yang terletak di dalam kompleks masjid, tepat di bekas rumah beliau. Bersama beliau juga dimakamkan dua sahabat mulia: Abu Bakar As-Siddiq dan Umar bin Khattab. Ziarah ke sana bukan untuk meminta, tapi untuk menghormati dan memperbanyak shalawat kepada Nabi ﷺ, sebagaimana sabdanya:

“Barang siapa bershalawat kepadaku sekali, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.”
(HR. Muslim)

Ziarah ke Masjid Nabawi mengajarkan kita untuk mencintai Rasulullah ﷺ dengan cara yang benar — melalui doa, ibadah, dan meneladani akhlaknya.

Masjid Nabawi bukan sekadar tempat bersejarah, tapi tanah yang dimuliakan Allah.
Karena itu, Rasulullah ﷺ mengajarkan umatnya untuk menjaga adab saat berada di sana:

  • Berniat ikhlas karena Allah, bukan untuk wisata.
  • Memperbanyak dzikir, shalawat, dan doa.
  • Menjaga kebersihan dan ketenangan.
  • Tidak bersuara keras di sekitar makam Rasulullah ﷺ, sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Hujurat ayat 2:

“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian meninggikan suara kalian di atas suara Nabi…”
(QS. Al-Hujurat: 2)

Beribadah di Masjid Nabawi memberikan ketenangan batin yang sulit digambarkan. Cahaya lampu-lampu lembut, adzan yang merdu, dan kebersamaan jamaah dari seluruh dunia membuat setiap detik di sana terasa berharga. Banyak jamaah yang menangis saat shalat pertama di Nabawi — bukan karena sedih, tapi karena haru bisa berada di tempat yang begitu dekat dengan Rasulullah ﷺ.

Masjid Nabawi bukan hanya bangunan megah di Madinah, tapi simbol cinta antara Rasulullah ﷺ dan umatnya. Siapa pun yang berkesempatan untuk shalat di sana telah mendapatkan karunia besar dari Allah.

Bersama Zam Zam Tour, semoga langkah kita menuju Masjid Nabawi menjadi langkah yang penuh berkah, dan setiap sujud kita di sana menjadi saksi cinta kita kepada Rasulullah ﷺ di dunia dan di akhirat.

Referensi:

  1. Shahih Bukhari dan Muslim – Kitab Shalat.
  2. Ar-Raheeq al-Makhtum – Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri.
  3. Riyadhus Shalihin – Imam An-Nawawi.
  4. Sirah Nabawiyyah Ibnu Hisham.
  5. Catatan ziarah Madinah – Zam Zam Tour.

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *