PT. Zam Zam Tour & Travel

Makam Baqi: Jejak Para Ahlul Bait dan Sahabat di Tanah Suci Madinah

zamzamumroh.id – Tidak jauh dari Masjid Nabawi di Madinah, terdapat satu tempat yang membuat langkah setiap peziarah melambat dan hati terasa bergetar — Makam Baqi di Madinah, atau yang dikenal juga sebagai Jannatul Baqi’. Tanah suci ini sunyi, namun menyimpan sejarah panjang Islam dan menjadi tempat peristirahatan bagi ribuan sahabat Rasulullah ﷺ.

Sejarah Awal Jannatul Baqi

Baqi bukan sekadar pemakaman biasa. Ia adalah lembaran sejarah nyata umat Islam. Di sinilah dikuburkan banyak orang yang paling dicintai Rasulullah ﷺ — termasuk keluarga beliau, sahabat utama, dan para tokoh besar Islam.
Menurut sejarah, kawasan Makam Baqi di Madinah sudah digunakan sejak tahun pertama Hijriah, ketika Rasulullah ﷺ tiba di Madinah. Orang pertama yang dimakamkan di sana adalah Utsman bin Mazh’un, sahabat mulia yang sangat dekat dengan Nabi. Rasulullah ﷺ sendiri menandai makamnya dengan batu — sejak saat itu, Baqi menjadi pemakaman kaum Muslimin Madinah.

Siapa Saja yang Dimakamkan di Makam Baqi?

Seiring waktu, banyak tokoh besar Islam dimakamkan di Makam Baqi di Madinah, seperti:

  • Istri-istri Nabi ﷺ, termasuk Aisyah r.a. dan Hafshah r.a.
  • Putra-putri beliau seperti Sayyidah Fatimah az-Zahra r.a. dan Ibrahim.
  • Sahabat besar seperti Utsman bin Affan r.a., Imam Hasan bin Ali r.a., dan Abbas bin Abdul Muthalib — paman Rasulullah ﷺ.

Nama lengkap tempat ini adalah Jannatul Baqi al-Gharqad, yang berarti “Taman Surga dari Pohon Gharqad”. Meski kini tak lagi dipenuhi pepohonan, Rasulullah ﷺ pernah menyebut tempat ini sebagai taman surga karena para penghuninya adalah orang-orang saleh.

Perubahan dan Arsitektur Baqi

Dari sisi sejarah arsitektur, Makam Baqi di Madinah pernah mengalami berbagai perubahan. Pada masa Dinasti Umayyah dan Abbasiyah, beberapa makam utama dibangun dengan kubah. Namun, pada tahun 1925, bangunan-bangunan itu diratakan demi menjaga kemurnian tauhid dan menghindari pengkultusan kubur. Kini, Baqi tampil sederhana — hanya berupa gundukan tanah dengan batu penanda, mencerminkan kesederhanaan dan kekhusyukan Islam.

Makam Baqi, Simbol Kesetiaan dan Keimanan

Hingga kini, Makam Baqi di Madinah menjadi tempat ziarah spiritual yang penuh makna. Setiap hari, ribuan jamaah berjalan kaki dari Masjid Nabawi menuju pagar besi Baqi untuk mendoakan para penghuni makam. Berdiri di sana membuat setiap hati bergetar — seolah menyadari bahwa mereka yang paling mulia pun akhirnya kembali kepada Allah.

Makam Baqi bukan hanya tempat bersejarah, tetapi juga pengingat tentang kefanaan dunia dan pentingnya menjaga iman. Di balik kesunyian itu, seakan terdengar pesan lembut: setiap yang hidup pasti akan kembali kepada Sang Pencipta.


Kesimpulan

Makam Baqi di Madinah adalah saksi sejarah Islam dan tempat istimewa bagi para sahabat, keluarga, serta keturunan Rasulullah ﷺ. Kesederhanaannya justru menambah kekhusyukan, menjadikannya salah satu tempat paling berharga di dunia Islam. Bagi setiap peziarah, berdiri di hadapan Baqi adalah pengalaman spiritual yang tak terlupakan.

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *