Ada banyak hal yang membuat pengalaman beribadah di Masjid Nabawi, Madinah terasa begitu berkesan. Bukan hanya suasana masjid yang tenang atau keindahan arsitekturnya. Jamaah juga dapat menyaksikan teknologi bangunan yang jarang ditemui di tempat lain.
Salah satunya adalah atap atau kubah Masjid Nabawi yang dapat terbuka dan tertutup secara otomatis. Ketika mekanisme tersebut bergerak, jamaah bisa melihat perubahan pada bagian atas masjid secara langsung.
Bagi jamaah yang baru pertama kali melihatnya, momen tersebut tentu menjadi pengalaman yang menarik.
Bukan Sekadar Atap Biasa
Bagian atap Masjid Nabawi memiliki sistem arsitektur yang dirancang dengan teknologi khusus. Masjid ini memiliki 27 kubah geser atau retractable domes yang dapat bergerak secara otomatis.
Kubah tersebut tidak hanya dibuat untuk memperindah bangunan. Sistemnya juga membantu sirkulasi udara serta memungkinkan cahaya alami masuk ke area masjid. (Saudi Press Agency)
Karena ukurannya besar, pergerakan kubah menjadi pemandangan yang menarik. Terlebih ketika jamaah berada di dalam maupun sekitar area masjid.
Ketika Kubah Masjid Nabawi Mulai Terbuka
Menyaksikan proses terbukanya kubah Masjid Nabawi bisa menjadi pengalaman tersendiri. Bagian atap yang sebelumnya tertutup perlahan bergerak mengikuti sistem mekanis yang telah dirancang khusus.
Pergerakannya dilakukan secara otomatis. Karena itu, jamaah tidak perlu melakukan apa pun untuk mengoperasikannya.
Saat kubah bergeser, bagian langit mulai terlihat dari area yang sebelumnya tertutup. Cahaya dan udara dari luar pun dapat masuk melalui bukaan tersebut.
Pemandangan sederhana ini terasa istimewa karena terjadi di salah satu masjid paling bersejarah bagi umat Islam.
Ada 27 Kubah yang Bisa Bergerak
Berdasarkan informasi dari Saudi Press Agency, Masjid Nabawi memiliki 27 kubah yang dapat dibuka dan ditutup secara otomatis. Setiap kubah memiliki bobot sekitar 80 ton.
Kubah tersebut bergerak menggunakan sistem rel yang dirancang khusus. Meskipun berukuran sangat besar, seluruh mekanisme dapat bekerja secara teratur. (Saudi Press Agency)
Teknologi tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana arsitektur modern dipadukan dengan karakter khas bangunan Islam.
Jangan Keliru dengan Payung Raksasa di Pelataran
Selain kubah yang dapat bergerak, Masjid Nabawi juga memiliki payung raksasa di area pelataran.
Keduanya merupakan fasilitas yang berbeda. Kubah bergerak berada pada bagian bangunan masjid. Sementara itu, payung raksasa berada di area terbuka di sekitar masjid.
Saat ini terdapat sekitar 250 payung otomatis di pelataran Masjid Nabawi. Payung tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan dari panas matahari dan kondisi cuaca lainnya. (Saudi Press Agency)
Payung-payung tersebut juga dapat membuka dan menutup secara otomatis. Sistemnya dilengkapi dengan pencahayaan serta kipas penyemprot kabut air untuk membantu memberikan kenyamanan kepada jamaah. (Saudi Press Agency)
Waktu Terbaik Menyaksikan Perubahannya
Tidak ada waktu yang dapat dijadikan patokan mutlak bagi jamaah untuk menyaksikan kubah atau payung bergerak. Sistem pengoperasiannya mengikuti kebutuhan dan pengaturan pengelola Masjid Nabawi.
Untuk payung di pelataran, Saudi Press Agency menjelaskan bahwa sistem tersebut beroperasi secara otomatis. Payung umumnya terbuka pada pagi hari dan ditutup sebelum matahari terbenam. (Saudi Press Agency)
Karena itu, jamaah tidak perlu sengaja menunggu terlalu lama hanya untuk melihat proses tersebut.
Lebih baik tetap memprioritaskan salat dan kegiatan ibadah. Jika kebetulan berada di lokasi ketika sistem mulai bergerak, momen tersebut bisa menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.
Jangan Sampai Mengganggu Kekhusyukan Ibadah
Keindahan arsitektur Masjid Nabawi memang menarik perhatian. Namun, tujuan utama jamaah datang ke Madinah tetap untuk beribadah.
Karena itu, ketika melihat kubah atau payung bergerak, jamaah sebaiknya tetap menjaga ketertiban. Hindari berdiri di jalur jamaah hanya untuk mengambil foto atau video.
Jika ingin mengabadikan momen, lakukan dengan tetap memperhatikan kondisi sekitar. Jangan sampai aktivitas dokumentasi mengganggu jamaah lain yang sedang beribadah.
Menjadi Pengalaman yang Sulit Dilupakan
Menyaksikan bagian arsitektur Masjid Nabawi bergerak mungkin terlihat seperti hal kecil. Namun, bagi jamaah yang baru pertama kali datang ke Madinah, pengalaman tersebut bisa menjadi kenangan tersendiri.
Di satu sisi, jamaah dapat melihat keindahan arsitektur Islam modern. Di sisi lain, mereka juga dapat memahami bagaimana teknologi digunakan untuk memberikan kenyamanan kepada jutaan jamaah.
Terlebih, semua itu dapat disaksikan langsung setelah menjalankan ibadah di Masjid Nabawi.
Keindahan Teknologi di Tengah Kota Madinah
Masjid Nabawi menjadi contoh menarik bagaimana nilai sejarah dan teknologi modern dapat berjalan berdampingan. Kubah yang dapat bergerak dan payung raksasa otomatis bukan hanya menjadi bagian dari keindahan visual.
Keduanya juga memiliki fungsi untuk membantu menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi jamaah. Kubah dapat membantu masuknya cahaya dan udara. Sementara itu, payung memberikan perlindungan pada area pelataran. (Saudi Press Agency)
Bagi jamaah umroh, pengalaman seperti ini semakin melengkapi perjalanan selama berada di Madinah.
Menikmati Madinah dengan Lebih Banyak Rasa Syukur
Perjalanan umroh menghadirkan banyak momen yang mungkin tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Salah satunya ketika pertama kali melihat Masjid Nabawi dari dekat.
Kemudian, ketika berada di dalam atau sekitar masjid, jamaah dapat menyaksikan berbagai detail arsitektur yang memiliki fungsi masing-masing.
Menyaksikan atap atau kubah Masjid Nabawi terbuka menjadi salah satu pengalaman tersebut. Bukan karena sekadar melihat bangunan bergerak, tetapi karena jamaah sedang berada di tempat yang memiliki kedudukan istimewa dalam sejarah Islam.
Semoga siapa pun yang mendapat kesempatan berkunjung ke Madinah dapat menikmati setiap momennya dengan penuh rasa syukur. Semoga perjalanan ke Masjid Nabawi juga menjadi pengalaman yang memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dan semakin menambah semangat dalam beribadah.








