MAKKAH – Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan kalender resmi musim umroh 1448 H. Dalam ketentuan tersebut, terdapat sejumlah batas waktu penting yang perlu diperhatikan jamaah, termasuk tanggal terakhir penerbitan visa, batas akhir masuk Arab Saudi, hingga batas terakhir jamaah meninggalkan Kerajaan.
Untuk musim umroh 1448 H, 7 April 2027 ditetapkan sebagai batas akhir jamaah umroh meninggalkan Arab Saudi. Artinya, jamaah yang melaksanakan umroh pada musim ini perlu memperhatikan jadwal kepulangan agar tidak melewati ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah Saudi.
Kapan Batas Akhir Umroh 1448 H?
Berdasarkan kalender yang diumumkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, musim umroh 1448 H memiliki beberapa tanggal penting.
Berikut jadwalnya:
- 31 Mei 2026: mulai penerbitan visa umroh.
- 1 Juni 2026: jamaah mulai dapat memasuki Makkah dan memperoleh izin umroh melalui aplikasi Nusuk.
- 9 Maret 2027: batas terakhir penerbitan visa umroh.
- 23 Maret 2027: batas terakhir jamaah umroh masuk ke Arab Saudi.
- 7 April 2027: batas terakhir jamaah umroh meninggalkan Arab Saudi.
Dengan demikian, batas akhir perjalanan jamaah umroh musim 1448 H adalah 7 April 2027.
Bukan 9 Maret 2027
Ada kemungkinan masyarakat salah memahami tanggal 9 Maret 2027 sebagai batas akhir umroh.
Padahal, tanggal tersebut merupakan batas terakhir penerbitan visa umroh, bukan tanggal terakhir jamaah harus meninggalkan Arab Saudi.
Setelah itu, masih terdapat batas waktu bagi jamaah yang telah memiliki visa untuk memasuki Kerajaan, yaitu sampai 23 Maret 2027.
Sementara itu, jamaah yang sudah berada di Arab Saudi harus meninggalkan negara tersebut paling lambat 7 April 2027.
Mengapa Ada Batas Waktu Sebelum Musim Haji?
Penetapan jadwal tersebut berkaitan dengan persiapan Arab Saudi menuju musim haji.
Setelah periode umroh berakhir, berbagai persiapan dilakukan untuk menyambut kedatangan jamaah haji dari berbagai negara. Karena itu, pemerintah Saudi mengatur kalender umroh secara bertahap agar operasional antara musim umroh dan haji dapat berjalan sesuai jadwal.
Kementerian Haji dan Umrah juga meminta perusahaan penyelenggara umroh serta agen dari luar negeri untuk mematuhi jadwal dan aturan yang telah ditetapkan.
Jamaah Perlu Memperhatikan Jadwal Kepulangan
Bagi calon jamaah yang merencanakan umroh pada awal 2027, informasi ini cukup penting.
Jangan hanya memperhatikan tanggal keberangkatan. Jadwal kepulangan juga harus diperhitungkan sejak awal, terutama bagi jamaah yang memilih paket perjalanan mendekati akhir musim umroh.
Selain jadwal penerbangan, penyelenggara perjalanan juga perlu memastikan seluruh dokumen dan masa berlaku visa jamaah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Jamaah pun diimbau mengikuti arahan dari penyelenggara perjalanan dan otoritas Saudi selama berada di Tanah Suci.
Umroh 1448 H Dibuka Setelah Musim Haji 1447 H
Musim umroh 1448 H dimulai setelah berakhirnya rangkaian haji 1447 H.
Kementerian Haji dan Umrah Saudi membuka penerbitan visa pada 31 Mei 2026, kemudian jamaah mulai dapat memasuki Makkah dan mendapatkan izin umroh melalui Nusuk pada 1 Juni 2026.
Sejak saat itu, jamaah dari berbagai negara kembali berdatangan ke Makkah dan Madinah untuk menjalankan ibadah umroh.
Catat Tanggal Pentingnya
Bagi masyarakat yang berencana menjalankan umroh pada musim 1448 H, tiga tanggal berikut perlu dicatat:
9 Maret 2027 → batas terakhir penerbitan visa umroh.
23 Maret 2027 → batas terakhir jamaah umroh masuk Arab Saudi.
7 April 2027 → batas terakhir jamaah umroh meninggalkan Arab Saudi.
Dengan memahami perbedaan ketiga tanggal tersebut, calon jamaah dapat menyusun rencana perjalanan dengan lebih baik.
Perlu diperhatikan pula bahwa kebijakan perjalanan dan ketentuan visa dapat berubah. Karena itu, calon jamaah sebaiknya tetap mengikuti informasi terbaru dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi serta penyelenggara perjalanan resmi.








